Gejala dan Ciri-ciri kanker payudara

Seperti apa sih Gejala Kanker Payudara itu? Gejala awal atau ciri-ciri munculnya kanker payudara di tandai dengan adanya benjolan yang tumbuh abnormal pada bagian kanker payudara. Pertumbuhan benjolan ini adalah perkembangan sel kanker di bagian payudara dan akan terus membesar jika tidak segera di obati. untuk itu jika di ketahui telah adanya perkembangan sel kanker , anda harus segera mengobatinya sampai tuntas. Untuk melihat ciri-ciri fisik dari penyakit kanker di payudara, lihat gambar di bawah ini :

Apa itu kanker payudara?

kanker payudara adalah penyakit yang kebanyakan menyerang perempuan, tetapi laki-laki juga bisa terkena. Kanker payudara mempunyai jumlah penderita terbanyak nomor dua di dunia. Sedangkan dari tingkat kematian, jenis kanker ini menyebabkan kematian nomor lima terbesar di dunia.

Apa saja Gejala yang muncul?

Tanda awal dari kemunculan kanker payudara adalah ditemukannya benjolan yang terasa berbeda pada payudara. Jika ditekan, benjolan ini tidak terasa nyeri. Awalnya benjolan ini berukuran kecil, tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting susu.

Berikut antara lain hal-hal yang harus Anda perhatikan yang merupakan gejala kanker payudara:

  • benjolan pada payudara anda berubah bentuk / ukuran
  • kulit payudara berubah warna: dari merah muda menjadi coklat hingga seperti kulit jeruk
  • puting susu masuk ke dalam (retraksi)
  • salah satu puting susu tiba-tiba lepas / hilang
  • bila tumor sudah besar, muncul rasa sakit yang hilang-timbul
  • kulit payudara terasa seperti terbakar
  • payudara mengeluarkan darah atau cairan yang lain, padahal Anda tidak menyusui

Tanda kanker payudara yang paling jelas adalah adanya borok (ulkus) pada payudara. Seiring dengan berjalannya waktu, borok ini akan menjadi semakin besar dan mendalam sehingga dapat menghancurkan seluruh payudara. Gejala lainnya adalah payudara sering berbau busuk dan mudah berdarah.

Ciri-ciri Benjolan Kanker Payudara

Ciri-ciri benjolan kanker payudara di tandai dengan Letak benjolan kanker yang muncul di payudara yang sering ditemukan adalah pada bagian luar atas yaitu disekitar area lengan dan ketiak. Ciri-ciri kanker payudara pada awalnya dapat dirasakan dengan adanya benjolan dan rasa nyeri. Hal ini dapat dirasakan seperti berikut :

  • Ketika diraba, pada payudara terasa ada benjolan
  • Benjolan yang disebabkan karena pertumbuhan sel kanker payudara akan terasa keras dan juga padat ketika diraba serta ada pula yang menimbulkan rasa gatal namun ada yang sama sekali tidak menimbulkan rasa gatal.
  • Akan terjadi perubahan yang signifikan terhadap bentuk serta ukuran payudara.
  • Di bagian sekitar puting susu akan adanya luka yang sukar untuk sembuh, puting akan tertarik ke dalam, yang menimbulkan rasa gatal disebabkan karena terjadinya penebalan kulit.
  • Keluarnya darah atau nanah yang berwarna kekuningan dari puting susu
  • Pada kulit payudara mulai terjadi perubahan, yaitu kulit akan berkerut dan warnanya cenderung kemerahan atau pun berubah menjadi keriput seiring semakin banyaknya sel kanker payudara yang telah menyebar (seperti kulit jeruk purut)
  • Akan terasa nyeri pada bagian tulang, terjadinya penurunan berat badan dan pembengkakan pada bagian lengan. Yang menandakan bahwa kanker sudah menyebar

Bagaimana cara Mendiagnosis ?

  • Cara yang paling memungkinkan untuk dilakukan sendiri adalah dengan menggunakan cara SADARI (Periksa Payudara Sendiri). Lakukan pemeriksaan terhadap payudara setiap bulan yaitu diwaktu setelah datang bulan (haid). Namun untuk mereka yang telah masuk fase menopause, dilakukan pemeriksaan setiap tanggal yang sama perbulannya.
  • Pemeriksaan klinis payudara oleh dokter, bidan ataupun medis lainnya
  • Nyeri yang terjadi pada penderita kanker payudara berbeda dengan rasa nyeri terhadap mereka yang sedang datang bulan (haid)
  • Rasa nyeri itu akan terjadi secara terus-menerus dan tidak kunjung mereda
  • Nyeri yang ditimbulkan karena wanita telah memasuki masa menopause
  • Hal ini biasanya terjadi saat kanker payudara stadium 2

Tidak Semua Benjolan Pada Payudara adalah Kanker

Banyak wanita yang sering merasakan sakit pada payudaranya dan mendapati benjolan pada payudara. Benjolan yang ada pada payudara bisa berupa kanker atau bukanlah kanker. Tidak semua benjolan pada payudara merupakan benjolan karena adanya sel kanker. Namun bisa juga benjolan pada payudara disebabkan karena perubahan jinak kista atau pun karena faktor lainnya.

Karakteristik kanker payudara

  1. Benjolan keras
  2. Benjolan tidak diskrit; tidak mudah dibedakan
  3. Benjolan tetap di satu daerah payudara; tidak bergerak
  4. Hanya ada satu benjolan
  5. Tidak ada benjolan di bagian payudara lain (hanya benjolan tersebut)
  6. Disertai Kulit payudara berlesung pipit
  7. Benjolan disertai dengan berdarah puting debit

Berikut benjolan yang kemungkinan kecil kanker payudara

  1. Benjolan lembut
  2. Benjolan diskrit; mudah dibedakan
  3. Benjolan bergerak di payudara
  4. Ada beberapa benjolan payudara
  5. Ada benjolan di payudara sebelahnya
  6. Benjolan menghilang setelah siklus menstruasi

Penyebab

Gejala, Ciri-ciri dan Penyebab Penyakit Kanker Payudara _ Sebenarnya belum dapat dipastikan bahwa seorang wanita dapat mengembangkan penyebab kanker payudara dalam dirinya atau tidak. Namun ada beberapa penyebab yang mempengaruhi kemungkinan berkembangnya kanker payudara. Beberapa faktor penyebab kanker payudara ini ada yang tidak dapat di ubah dan beberapa faktor lainnya dapat diubah untuk mencegah timbulnya kanker payudara ini. Berikut ini penyebab umum kanker payudara yang perlu para wanita ketahui dan akan di jelaskan di situs ini.

Penyebab Kanker Payudara dari Faktor Genetik

Ada 8 faktor genetik yang menjadi penyebab kanker payudara yang wajib anda waspadai, beberapa diantaranya memang tidak dapat dicegah.

  • Jenis Kelamin : Faktor genetik yang satu ini sudah tentu tidak asing lagi, Betul.. Wanita 100 kali lebih berisiko terkena kanker payudara dibandingkan dengan pria.
  • Usia Senja : Kanker payudara dapat timbul seiring dengan meningkat dengan usia. Sekitar 8 dari 10 kasus kanker payudara terjadi pada wanita di atas usia 50 tahun dan kondisi ini paling banyak menyerang para wanita yang telah mengalami menopause 1). Di Inggris, wanita yang berusia sekitar 50 sampai 70 tahun, melakukan skrining setiap 3 tahun sekali yang dilakukan oleh NHS Breast Screening Programme.
  • Riwayat Dalam Keluarga : Beberapa kasus kanker payudara tidak mengalami herediter atau diturunkan dalam keluarga, namun gen tertentu dapat meningkatkan resiko kanker payudara. Lakukan skrining genetik kanker payudara, jika ditemui kerabat dekat seperti ibu kandung, saudara perempuan atau anak, yang telah menderita kanker payudara di bawah usia 50 tahun. Konsultasikan hal ini sebelumnya pada tenaga medis yang berwenang. ( baca juga obat stroke )
  • Ras : Masalah ras mungkin perlu menjadi pertimbangan, dari data yang dihimpun dari National Breast Cancer wanita “Bule” lebih banyak terkena jenis kanker payudara.
  • Riwayat kesehatan pribadi : Jika anda telah terdiagnosis terkena kanker payudara pada salah satu bagian payudara, maka kemungkinan besar faktor risiko akan meningkat pada payudara yang lain. Risiko juga sangat tinggi jika sebelumnya telah terdeteksi sel sel abnormal di sekitar payudara.
  • Masa Menstruasi & Reproduksi : Jika anda telah mengalami menstruasi dini pada usia kurang dari 12 tahun dan manepause terlambat (lebih dari 55 tahun) kemungkinan lebih tinggi terkena risiko kanker payudara. Faktor lain adalah tidak memiliki anak dan melahirkan di usia yang cukup tua menjadikan risiko terkena kanker payudara lebih besar.
  • Perubahan Gen : Perubahan gen BRCA1 dan BRCA2 merupakan salah satu yang memicu terjadinya kanker payudara. Perubahan gen ini dapat diketahui dengan mengambil salah satu tes genetik. Tes genetik sangat dianjurkan jika dalam keluarga terdapat penderita kanker payudara.
  • Kepadatan Payudara : Wanita memiliki payudara yang di dalamnya terdapat jaringan kelenjar yang menghasilkan susu (lobulus). Jaringan payudara yang padat mengandung sel-sel payudara yang lebih tinggi dan memungkinkan terjadinya kanker payudara karena lebih banyak sel-sel yang dapat menjadi kanker. Pemeriksaan jaringan payudara dengan mammogram (scan payudara) juga sulit untuk mendeteksi keberadaan jaringan abnormal.

Penyebab kanker payudara dari faktor genetik ini diantaranya tidak dapat dicegah, beberapa diantaranya adalah :

  • Usia
  • Ras
  • Riwayat keluarga
  • Riwayat kesehatan pribadi
  • Menstruasi dini
  • Manepause telat
  • Selain penyebab dari faktor genetik, ternyata yang tidak kalah penting adalah penyebab dari faktor lingkungan dan gaya hidup.

Penyebab Kanker Payudara dari Faktor Lingkungan

Faktor lingkungan tidak dapat anda sepelekan, bahkan telah banyak kasus ditemukan penyebabnya adalah paparan lingkungan yang tidak bersahabat dengan jenis kanker ini.

  • Radiasi : Paparan sinar radiasi merupakan salah satu tindakan medis dalam dunia kodokteran, seperti sinar-X dan computerized tomography (CT) scan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Pada orang yang pernah mengalami Hodgkin semasa kecil dan pernah melakukan radioterapi ke daerah dada, seharusnya telah melakukan konsultasi dengan spesialis untuk memeriksakan tentang keberadaan kanker payudara. Kemudian jika pada saat ini dibutuhkan pengobatan yang membutuhkan radioterapi, lakukan diskusi terhadap tenaga medis mengenai kemungkinan terjadinya risiko kanker payudara sebelum pengobatan berlangsung.

Penyebab Kanker Payudara Faktor Gaya Hidup

Nah, ini adalah faktor penyebab yang harusnya dapat kita minimalisir dalam kaitannya menjadi pemicu kanker payudara. Pola hidup sehat adalah salah satu cara mencegah kanker payudara yang cukup ampuh, mari kenali faktor dari gaya hidup :

  • Kelebihan Berat Badan : Terkait dengan hormon estrogen dalam tubuh, ternyata menjadi penyebab kanker payudara, terutama seseorang yang mengalami kelebihan berat badan dan telah mengalami menopause lebih berisiko terkena kanker payudara. Hal ini diduga terkait dengan jumlah estrogen dalam tubuh, karena kelebihan berat badan atau obesitas setelah menopause menyebabkan lebih banyak estrogen yang akan diproduksi.
  • Implan Payudara : Implan sering ditanam dalam tubuh, tak terkecuali pada bagian payudara. Wanita yang menggunakan implan payudara dapat mempengaruhi terjadinya kanker payudara lebih tinggi dibandingkan dengan perempuan yang tidak memakainya. Hal ini dikemukakan oleh para peneliti dari Kanada dilaporkan dalam BMJ (British Medical Journal) May 2013 2).
  • Melakukan Pekerjaan Tertentu : Beberapa penelitian telah menunjukkan keterkaitan pekerjaan wanita terhadap timbulnya kanker payudara. Penelitian di Prancis menunjukkan hubungan antara wanita yang bekerja pada malam hari dan nelum pernah mengalami kehamilan, dapat menjadi penyebab kanker payudara. Selain itu, penelitian dari Kanada mengemukakan bahwa pekerjaan tertentu, memungkinkan tubuh manusia kontak ke dalam karsinogen, misalnya pekerjaan di bar, otomotif, perusahaan manufaktur plastik, dan perusahaan makanan kemasan (kaleng, plastik).
  • Konsumsi Alkohol : Bahaya alkohol salah satunya adalah dapat menjadi penyebab berkembangnya sel kanker, seperti kanker payudara. Sebuah penelitian kanker mengemukakan bahwa setiap 200 wanita yang secara teratur mengkonsumsi minuman beralkohol setiap sehari, terdapat tiga wanita yang terkena kanker payudara, dibandingkan dengan wanita yang tidak mengkonsumsi alkohol sama sekali.
  • Terapi Penggantian Hormon (HRT) : Terapi penggantian hormon (HRT) sering dihubungkan dengan risiko kanker payudara yang menjadi lebih tinggi. Diperkirakan bahwa akan ada tambahan 19 kasus kanker payudara untuk setiap 1.000 wanita yang menggunakan kombinasi HRT selama 10 tahun. Resiko kanker akan terus meningkat jika semakin lama melakukan HRT. Pemakaian HRT untuk membuat hormon kembali normal selama atau lebih dari lima tahun harus di hentikan, penghentian pemakaian HRT merupakan cara mencegah kanker payudara yang paling efektif.
  • Terdapat Benjolan Jinak : Sering orang mengira, jika terasa benjolan payudara adalah ciri-ciri kanker payudara. Padahal belum tentu benjolan payudara, meskipun beberapa jenis benjolan dapat menjadi penyebab kanker payudara. Benjolan jinak pada jaringan payudara misalnya sel yang tumbuh abnormal di saluran atau sel-sel abnormal di dalam lobus payudara dapat meningkatkan kemungkinan kanker payudara.

Mitos Mengenai Penyebab Kanker Payudara

Terkait dengan penyebab kanker ganas ini, ada beberapa kebiasaan atau alat yang dikhawatirkan menjadi pemicu kanker. Namun ternyata hal tersebut hanya lah mitos: berikut beberapa di antaranya :

  1. Kafein
  2. Deodoran
  3. Microwave
  4. Telepon
  5. Berhubungan dengan penderita kanker payudara.

Memang belum jelas secara pasti apa yang menjadi penyebab kanker payudara. Dokter mulai mengetahui ini saat kanker payudara ini telah terjadi saat sel-sel payudara mulai tumbuh secara abnormal. Sel-sel abnormal tersebut membelah diri dengan lebih cepat dari sel sehat, dan terus menumpuk, hingga membentuk benjolan. Pada kasus yang paling sering terjadi, tumbuhnya sel abnormal ini dimulai pada sel-sel yang berada di saluran penghasil susu. Selain itu juga dapat terjadi pada jaringan kelenjar yang disebut lobulus. Kemudian el-sel dapat menyebar (metastasis) melalui payudara ke kelenjar getah bening atau ke bagian tubuh lain.

Beberapa faktor penyebab kanker payudara yang dapat diubah seperti konsumsi alkohol, penggunaan HRT atau kelebihan berat badan ini sebenarnya dapat diminimalisir. Lakukan pola hidup sehat sejak dini untuk mencegah munculnya kanker payudara ini.

Setidaknya anda dapat melakukan beberapa hal ini untuk melakukan pencegahan kanker payudara yang sangat ampuh :

  1. Tidak minum alkohol
  2. Mengurangi berat badan
  3. Tidak merokok
  4. Olahraga secara teratur
  5. Menghindari radiasi
  6. Menghindari Deodoran
  7. Menghindari penggunaan BH yang ketat

Pengobatan kanker payudara

Salah satu cara menangani Gejala dan kemunculan penyakit kanker payudara yaitu dengan minum ziirzax ,  obat herbal kanker payudara De Nature.  cara ini di nilai lebih efektif karena produk kami bahan-bahanya di kenal sebagai obat yang ampuh untuk membasmi sel kanker. obat tersebut yaitu ziirzax akan sangat efektif jika di kombinasikan dengan typoghell dan mycopend.

Ziirzax

Ziirzax terbuat dari Daun sirsak yang ternyata mengandung banyak manfaat untuk bahan pengobatan herbal kanker, dan untuk menjaga kondisi tubuh. Dibalik manfaatnya tersebut ternyata tak lepas dari kandungannya yang banyak mengandung acetogenins, annocatacin, annocatalin, annohexocin, annonacin, annomuricin, anomurine, anonol, caclourine, gentisic acid, gigantetronin, linoleic acid, muricapentocin. Kandungan senyawa ini merupakan senyawa yang banyak sekali manfaatnya bagi tubuh, bisa sebagai obat penyakit atau untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Mycopend

Mycopend terbuat dari myrmecopedia pendans atau dalam bahasa iindonesia di sebut Sarang Semut adalah istilah Indonesia untuk menyebut genus myrmecodia, suatu genus tanaman mirmekofita epifit yang berasal dari Asia Tenggara dan kepulauan besar yang terbentang sampai Queensland, Australia. Istilah Myrmecodia berasal dari bahasa Yunani myrmekodes yang berarti “mirip semut” atau “dikerumuni semut”. Sarang semut tumbuh pada dahan atau batang tumbuhan dan banyak ditemukan didaerah papua.. Di alam, akar umbi Sarang Semut biasanya terjuntai pada cabang-cabang tanaman tanpa jumlah substrat yang signifikan, sehingga bergantung kepada proses simbiosis untuk kebutuhan nutrisinya. Tanaman ini menghantarkan sari makanan dan air melalui bongkot coklat keabu-abuan yang mengembang dan ditumbuhi duri-duri. Batangnya yang tebal dan tidak bercabang terbungkus oleh klipeoli dan alveoli yang juga mengandung duri dan dipenuhi oleh daun-daun kecil.

Typhogell

Bahan utama dalam Typhogell obat untuk kanker payudara yaitu Keladi tikus (Typhonium Flagelliforme) atau dikenal sebagai TuBan Xia atau Laa Shu Yu dalam bahasa Cina dikatagorikan sebagai tumbuhan semak. Di Malaysia, keladi tikus sebagai obat penyembuh penyakit kanker yang penggunannya disarankan dilakukan berdampingn dengan pengobatan medis seperti kemoterpi atau radioterapi. Pada penderita kanker stadium lanjut, penggunaan sari keladi tikus telah menunjukan hasil yang sangat positif. Keladi tikus dapat mengatasi efek samping dari kemoterapi, seperti rambut rontok, mual, perasan tidak nyaman, dan berkurangnya nafsu makan.

Cara Pemesanan Obat Herbal kanker Payudara

Berikut ini petunjuk cara pemesanan produk kami :

  • Smskan format pemesanan anda seperti contoh:

    ANDRE # JL>GARUDA NO 277 JAKARTA# Obat Penyakit Kanker Payudara # 3 PAKET # Bank Yang Akan Anda Gunakan ( Bca, Bni, Bri, Mandiri )

  • Setelah Anda Sms Format Pemesanan Kami Akan Membalas Jumlah Yang Harus Ditransfer Beserta No Rekening Kami. Selanjutnya Silahkan Lakukan Pembayaran Dan Setelah Anda Transfer Segera Lakukan Konfirmasi Pembayarannya.
  • konfirmasikan pemesanan anda seperti contoh berikut ini:

    Dani Saputra # Jl. Garuda No 2546 Kemayoran Jakarta Pusat # 085 869 978 978 # Obat Herbal Kanker Payudara # Sudah Transfer Rp.1000.000 Via Bca An.Sugeng

  • Kirim Konfirmasi pemesanan anda pada ke nomor Hp yang tercantum di blog ini.

namun sebelum anda melakukan pengobatan. mungkin lebih baik jika anda mengetahui apa itu penyakit kanker payudara. sekilas admin akan membahasnya disini.

 

Dengan begini selesailah sudah pembahasan mengenai ciri-ciri, gejala dan obat alami kanker payudara yang di tulis di situs klinikchabib.com yang merupakan situs pengobatan herbal terpercaya di indonesia. terimakasih atas kunjungan anda, semoga ini dapat menambah pengetahuan anda dan menjadi solusi pengobatan herbal terbaik bagi anda.