Obat Untuk TPHA dan VDRL Positif Penyakit Sipilis

Mengenal TPHA & VDRL

Pemeriksaan TPHA (Treponema Palledum Hemaglutination) dan VDRL (Venereal Desease Research Laboratory) di lakukan untuk mendeteksi suatu penyakit tertentu. Umumnya di lakukan oleh banyak perguruan tinggi saat penerimaan mahasiswa baru. Tujuan di lakukan tes ini untuk mengetahui orang yang terinfeksi bakteri Treponema Pallidum atau bakteri penyebab penyakit sipilis. Mereka yang sudah terinfeksi akan menerima hasil positif. Lalu, bagaimana cara mengobatinya ? Tepat sekali anda membuka situs ini, disini membahas tentang obat untuk TPHA dan VDRL positif penyakit sipilis. sebelum anda mengobatinya, sebaiknya anda mengetahui tentang Test TPHA dan VDRL.

Tanda dan gejala positif TPHA : VDRL

Sebenarnya TPHA VDRL kebanyakan tidak akan menampakkan tanda maupun gejalanya. Tetapi sebagian dari mereka membutuhkan informasi yang tepat apakah dia positif mengalami tpha vdrl atau tidak. Untuk mengetahuinya Anda bisa melakukan cek medis ke dokter.

Vdrl itu sendiri adalah sebuah pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui apakah didalam tubuh seseorang terdapat virus atau tidak. Umumnya yang dilakukan pengecekan yaitu dengan mengambil sampel darah dan urin. Jikalau hasilnya positif, berarti sudah pasti orang itu mengidap virus. Dalam dunia medis, tpha biasanya dihubungkan dengan tpha. Nah, untuk memastikan lagi dokter melanjutkan pemeriksaan tpha. Tpha sendiri adalah virus penyebab sipilis.

Sangat jarang sekali orang yang memunculkan tanda dan gejala positifnya. Namun bagi mereka yang mengalami gejala, biasanya akan sering demam yang tak menentu, anyang-anyangan, nafsu seksual menurun, berat badan perlahan menurun. Tanda positif yang terjadi dari tpha yaitu terdapat ruam dibagian telapak tangan dan kaki, kemaluan mengalmi luka atau lecet, terapat bintil sakit seperti jerawat, kemaluan keluar nanah, ataupun sakit ketika kencing.

Faktor-faktor penyebab positif tertular tpha & vdrl

Berikut ini ada beberapa faktor risiko penyebab tertularnya tpha vdrl ;

  • faktor lingkungan
  • Aktif secara seksual sejak remaja
  • Kurang kebersihan

Test TPHA dan VDRL

tpha dan vdrl

Untuk mengetahui apakah Anda tertular sipilis atau tidak, Anda harus melakukan Test TPHA (Treponema Palledum Hemaglutination). Tindakan ini untuk mengetahui secara spesifik apakah ada reaksi antibodi terhadap kuman treponema. Jika di dalam tubuh ditemukan adanya kuman ini, maka hasil tes positif. Pasien dinyatakan positif tertular.

Selain Test TPHA dilakukan juga test VDRL (Venereal Desease Research Laboratory). Test VDRL dilakukan juga sebagai tindakan skrining awal. Di laboratorium petugas akan mengambil sampel cairan dari tubuh Anda. Kuman TREPONEMA PALLEDUM ini awalnya berkembang biak di tempat masuknya. Bisa dari saluran kencing atau luka infeksi. Kemudian sebagian kuman akan masuk menyerang kelenjar getah bening yang berdekatan dan peredaran darah. Maka biasanya pemeriksaan dilakukan dengan mengambil cairan jaringan dari lesi, kelainan kulit dan darah.

Jika positif dokter biasanya memberikan antibiotik. Setelah selesai pengobatan terhadap sifilis maka kembali dilakukan test VDRL yang biasanya menjadi negatif setelah setahun sembuh. VDRL biasanya dipakai untuk menilai hasil efektifitas pengobatan. Jadi seseorang yang terjena sipilis, selama pengobatan harus melakukan VDRL berulang. Tes ini akan menjadi negatif setelah 6-24 bulan setelah pengobatan. Walau pun banyak juga yang tidak berhasil sembuh setelah pengobatan. Bahayanya lagi, sipilis sering juga disertai dengan penyakit menular seksual (PMS) lainnya. Seperti Gonoerhoe (kencing nanah). Untuk melakukan 2 test ini Anda tinggal mendatangi laboratorium klinik di kota Anda.

Perkembangan Stadium Sipilis

Rentang waktu antara 10-90 hari (umumnya 3 minggu) sejak terinfeksi, timbul satu atau beberapa lesi /luka pada tempat Treponema masuk. Awal terserang terdapat suatu bintik berisi benda/benjolan padat yang permukaannya mengelupas lalu erosi. Ukurannya beberapa milimeter sampai 1 – 2 cm. Benjolan ini berbentuk bulat atau bulat lonjong. Dasarnya bersih dan merah. Kulit di sekitarnya tidak kemerahan dan tidak terasa nyeri. Jika diraba terasa keras.

Setelah itu kurang lebih 3 minggu akan menjalar ke kelenjar getah bening di sekitar lesi. Kelenjar ini lalu akan membesar, padat, dan jika diraba terasa kenyal. Tapi tidak terasa nyeri dan area sekitarnya masih dapat digerakkan. Kondisi ini disebut sebagai sifilis stadium I kompleks primer.

Hasil pemeriksaan serologi (TPHA atau VDRL) biasanya negatif sebelum stadium I kompleks primer ini. Kemudian akan berkembang menjadi sipilis stadium 2. Pada stadium 2 ini biasanya gejala yang terjadi pada stadium 1 sudah sembuh. Jarak waktu antara sipilis stadium I dan II umumnya 6 -8 minggu. Stadium 2 disebut sebagai penyakit kulit yang menyerupai penyakit kulit lainnya (The Greatest Immitator of All Skin Diseases)

Walau pun ada borok (semacam penyakit kulit), penderita tidak merasakan gatal. Kalau pun gatal, dirasakan sangat jarang. Tidak terdapat kelainan kulit yang berbentuk gelembung berisi cairan seperti pada cacar air. Sebelum muncul kelainan kulit akan diawali dengan adanya keluhan nyeri kepala, panas tidak terlalu tinggi, nyeri tulang, nyeri pada leher, dan tidak nafsu makan.

Kelainan kulit bisa berupa makula roseola. Kelainan kulit berbatas tegas dengan kulit berwarna kemerahan. Bentuknya bulat/lonjong. Kelainan terjadi terutama di bagian dada, perut, punggung, lengan serta di sekeliling leher. Selain bulatan ada juga berbentuk papul (bintik-bintik). Papul ini menyebar pada perbatasan rambut kepala. Muncul juga di seluruh tubuh termasuk pada telapak tangan dan kaki. Pada selaput lendir mulut dapat ditemukan bercak-bercak putih. Kelainan-kelainan ini sangat infeksius dan penuh dengan kuman. Jadi penularan bisa melalui ciuman, pelukan dan pakaian.

Selain kelainan di kulit, infeksi sipilis dapat menyebar di selaput otak, mata, hati, dan ginjal. Tiga sampai tujuh tahun setelah infeksi, stadium 2 dapat berkembang ke stadium III. Pada stadium ini kerusakan sudah menyebar ke seluruh jaringan tubuh.

Obat Untuk TPHA dan VDRL positif

Untuk membunuh dan menghilangkan bakteri Treponema Pallidum yang terdapat di dalam darah, anda membutuhkan obat yang ampuh dan tepat. memang banyak obat yang dapat di gunakan untuk pengobatan TPHA dan VDRL positif ini. namun obat yang sudah di percaya khasiatnya yaitu Gangjie dan Ghosiah. obat ini sudah banyak membantu kesembuhan para penderita sipilis di indonesia. jadi jangan ragu untuk mengkonsumsinya.

obat tpha dan vdrl

Berikut ini macam obat tpha dalam 1 paket pengobatan:

Gangjie

Gangjie terbuat dari bahan-bahan alami yang berkhasiat ampuh untuk menyembuhkan sifilis dan sangat aman untuk di konsumsi. bahan-bahan yang di gunakan untuk meracik obat ini di antaranya : tanaman sambiloto dan tanaman kumis kucing. Sambiloto merupakan tumbuhan berkhasiat obat berupa terna tegak yang tingginya bisa mencapai 90 sentimeter. Asalnya diduga dari Asia tropika. Penyebarannya dari India meluas ke selatan sampai di Siam, ke timur sampai semenanjung Malaya, kemudian ditemukan Jawa. Tumbuh baik di dataran rendah sampai ketinggian 700 meter dari permukaan laut. Sambiloto dapat tumbuh baik pada curah hujan 2000-3000 mm/tahun dan suhu udara 25-32 derajat Celcius. Kelembaban yang dibutuhkan termasuk sedang, yaitu 70-90% dengan penyinaran agak lama.

Daun sambiloto lebih dikenal dengan tanaman jamu. Jarang sekali orang memanfaatkan tanaman yang satu ini karena rasanya yang sangat pahit. Namun, rasa pahit bukanlah halangan bagi kita untuk tidak menggunakannya sebagai obat.

Pada tanaman ini mengandung senyawa kalium memberikan khasiat menurunkan tekanan darah. Hasil percobaan farmakologi menunjukkan bahwa air rebusan daun sambiloto 10% dengan takaran 0.3 ml/kg berat badan dapat memberikan penurunan kadar gula darah yang sebanding dengan pemberian suspensi glibenclamid. Selain itu, daun Sambiloto juga dipercaya bisa digunakan sebagai obat penyakit tifus dengan cara mengambil 10-15 daun yang direbus sampai mendidih dan diminum air rebusannya.

Adapun bahan lainnya yang terdapat dalam obat sipilis gangjie yaitu Kumis kucing. Kumis Kucing merupakan tanaman ini merupakan salah satu tanaman obat asli Indonesia yang mempunyai manfaat dan kegunaan yang cukup banyak dalam menanggulangi berbagai penyakit. Tanaman obat ini berupa tumbuhan berbatang basah yang tegak. Masyarakat menggunakan kumis kucing sebagai obat tradisional sebagai upaya penyembuhan penyakit seperti sipilis, batuk, encok, masuk angin dan sembelit.

Ghosiah

Ghosiah terbuat dari senyawa yang di hasil kan lumbricus rubellus atau di kenal dengan cacing tanah. Cacing tanah adalah cacing berbentuk tabung dan tersegmentasi dalam filum Annelida. Mereka umumnya ditemukan hidup di tanah, memakan bahan organik hidup dan mati. Sistem pencernaan berjalan melalui panjang tubuhnya. Cacing tanah melakukan respirasi melalui kulitnya. Cacing tanah memiliki sistem transportasi ganda terdiri dari cairan selom yang bergerak dalam selom yang berisi cairan dan sistem peredaran darah tertutup sederhana. Memiliki sistem saraf pusat dan perifer. Sistem saraf pusat terdiri dari dua ganglia atas mulut, satu di kedua sisi, terhubung ke tali saraf berlari kembali sepanjang panjangnya ke neuron motor dan sel-sel sensorik di setiap segmen. Sejumlah besar kemoreseptor terkonsentrasi di dekat mulutnya. Otot melingkar dan longitudinal di pinggiran setiap segmen memungkinkan cacing untuk bergerak. Set yang sama otot garis usus, dan tindakan mereka memindahkan makanan mencerna menuju anus cacing.

Cacing tanah merupakan makhluk yang telah hidup dengan bantuan sistem pertahanan mereka sejak fase awal evolusi, oleh sebab itu mereka selalu dapat menghadapi invasi mikroorganisme patogen di lingkungan mereka. Penelitian yang telah berlangsung selama sekitar 50 tahun menunjukkan bahwa cacing tanah memiliki kekebalan humoral dan selular mekanisme. Selain itu telah ditemukan bahwa cairan selom cacing tanah mengandung lebih dari 40 protein dan pameran beberapa aktivitas biologis sebagai berikut: cytolytic, proteolitik, antimikroba, hemolitik, hemagglutinating, tumorolytic, dan kegiatan mitogenic.

Cairan dari selom foetida Eisenia Andrei telah diteliti memiliki sebuah aktivitas antimikroba terhadap Aeromonas hydrophila dan Bacillus megaterium yang dikenal sebagai patogen cacing tanah. Setelah itu diperoleh dua protein, bernama Fetidins, dari cairan selom cacing tanah dan menegaskan bahwa aktivitas antibakteri ini disebabkan karena fetidins. Lumbricus rubellus juga memiliki dua agen antibakteri bernama Lumbricin 1 dan Lumbricin 2. Baru-baru ini, dua jenis faktor antibakteri yang mempunyai aktivitas seperti lisozim dengan aktivitas hemolitik serta pengenalan pola protein bernama selom cytolytic faktor (CCF) telah diidentifikasi dalam foetida Eisenia cacing tanah. Lysenin protein yang berbeda dan Eisenia foetida lysenin-seperti protein memiliki beberapa kegiatan yang diberikan cytolytic hemolitik, antibakteri dan membran-permeabilizing properti.

Protein yang dimiliki oleh cacing tanah memiliki mekanisme antimikroba yang berbeda dengan mekanisme antibiotik. Antibiotik membunuh mikrorganisme tanpa merusak jaringan tubuh. Antibiotik membunuh mikroganisme biasanya dengan dua cara, yaitu dengan menghentikan jalur metabolik yang dapat menghasilkan nutrient yang dibutuhkan oleh mikroorganisme atau menghambat enzim spesifik yang dibutuhkan untuk mmbantu menyusun dinding sel bakteri. Sedangkan, mekanisme yang dilakukan oleh protein yang dimiliki oleh cacing tanah adalah dengan membuat pori di dinding sel bakteri. Hal ini menyebakan sitoplasma sel bakteri menjadi terpapar dengan lingkungan luar yang dapat mengganggu aktivitas dalam sel bakteri dan menyebabkan kematian. Dengan cara ini, bakteri menjadi lebih susah untuk menjadi resisten karena yang dirusak adalah struktur sel milik bakteri itu sendiri.

Obat Ampuh untuk TPHA dan VDRL positif

Setelah banyaknya pasien yang mengkonsumsi obat ini, disini dapat kami bagikan kepada anda pengalaman mereka dalam menggunakan produk obat tpha & vdrl ampuh de nature ini berdasarkan tingkat keparahannya:

Tpha pada Sipilis Primer

Penyakit pada stadium ini belum parah terjadi setelah 6-24 jam terinfeksi bakteri, pengobatan cukup di lakukan dengan menggunakan obat gangjie InsyaaAlloh sembuh.

Tpha pada Sipilis Sekunder

Pada tahap ini terjadi ketika 2-10 minggu tidak di obati sehingga akan timbul gejala seperti sakit kepala, sakit pada tenggorokan, munculnya luka lecet seperti sariawan pada bagian kemaluan, rasa sakit ketika buang air kecil dan di ikuti keluarnya cairan nanah setelah buang air kecil. pengobatan sipilis tahap ini di lakukan dengan mengkonsumsi 2 buah jenis obat yaitu gangjie, ghosiah dan untuk mengatasi luka lecet di gunakan juga salep dari bagian luarnya.

Tpha pada Sipilis Tersier

penyakit sipilis yang sampai 3-10 tahun tidak di obati akan memasuki tahap ke 3 atau sudah parah. pengobatan harus di lakukan secara rutin dan terus-menerus menggunakan obat gangjie dan ghosiah agar bisa sembuh total.

Testimonial Pasien

Pengobatan TPHA dan VDRL positif penyakit sipilis sudah banyak yang berhasil dengan produk ini, simak testimonial asli dari kedahsyatan obat Gangjie dan Ghosiah dalam menghilangkan TPHA dan VDRL positif.

Testimonial asli tpha vdrl

Testimonial asli tpha vdrl

081343051xxx (sms pasien kami dari Ambon)
Bos, terimakasih banyak, Alhamdulillah aku sudah sembuh 150%, 50% nya adalah rasa syukurku dan 100% adalah kesembuhannya. 5 hari udah kering, tapi masih gatal. Sisanya saya habiskan saja. Alhamdulillah, sembuh. Salam sukses untuk bosss…. ramuannya manjur 100%

081 391 765 xxx ( sms pasien kami dari Jakarta )
Saya belum pernah beli-beli di internet, tadinya agak ragu. Takut terjadi yang tidak-tidak. Tapi ternyata setelah transfer, paketan saya 2 hari sampai ke jakarta. Mantap bos !!!

081 327 668 xxx( sms pasien kami dari Banyuwangi )
Tadinya agak ragu dengan testimoni2 dari Bos, saya kira dibuat-buat. Ternyata memang manjur, minum 1 hari sudah terlihat hasilnya. Setelah 3 hari dah kering, tapi saya ikuti saran si bos, obat tak habiskan dan sekarang udah sembuh total. Makasih banyak boss, sukses jualannya.

082 137 766 xxx (sms pasien kami dari Bandung)
Teman saya pernah terkena sipilis,sangat mengerikan. Tiap kencing sakit, pokoknya tersiksa sekali. Tapi setelah minum obat sipilis, dalam waktu 2 hari sudah kering. Mantap banget

081 365 663 xxx (sms pasien kami dari Surabaya)
Pagi mas, terimakasih banyak. Obat sipilis yang saya beli kemarinemang bagus, teman saya dari batam juga mau beli. Sekali lagi terimakasih

085 247 210 xxx (sms pasien kami dari Sampit Kalteng)
Alhamdulillah, sekarang saya sudah sehat mas. Saya menawarkan ke teman dan mau beli 4 paket ke Kal-teng. Terimakasih mas

0857 3920 xxxx (sms pasien kami dari pulau Bali)
Saya kena sipilis sudah seminggu lebih saya sangat khawatir banget dengan penyakit saya ini, apalagi dengan keluarga saya. lalu sayacoba nyari informasi di internet dan saya nemukan alamat web ini,lalu saya coba kontek ke nomer 087802xxxxxx setelah saya coba konsultasi dan minta sarannya saya disarankan minum obat khusus penyakit sipilis, setelah saya mengkonsumsi baru 2 hari nanah yang tadinya keluar dari kelamin saya sudah berhenti juga rasa sakit setiap kencing juga sudah hilang. Saya nggak tahu bagaimana nasib saya seandainya saya tidak segera diobati terimakasih bos semoga kedepannya semakin maju dan jaya selalu.

Mereka sudah membuktikan sendiri ke ampuhan dari obat sipilis gangjie dan ghosiah. sekarang giliran anda yang menderita penyakit sipilis untuk segera membuktikan sendiri kualitas dan ke ampuhan dari obat kami ini. Mudah-mudahan anda akan di berikan kesembuhan juga dengan meminum obat ini sebagai perantaranya.

Cara pesan obat TPHA & VDRL Positif

Untuk Pemesanan Produk ini anda dapat mengirimkan sms yang berisi : Nama # Alamat lengkap # Obat Pesanan # Jumlah Obat # Bank yang di gunakan untuk transfer ada BCA, BRI, BNI dan MANDIRI pilih salah satunya. contoh :

Setelah anda mengirimkan sms format pemesanan, kami akan langsung membalas sms anda dengan mengirimkan rekening, nominal yang harus di transfer serta format konfirmasi yang harus di isi setelah transfer yang berisi:

Nama # Alamat lengkap # No HP # Obat Pesanan # Jumlah # Sudah Transfer Via (Nama bank ) Senilai Rp. (nominal) An ( Pengirim transfer ). Contoh :

Kirimkan konfirmasi pemesanan anda melalui Sms, BBM atau WhatsApp ke salah satu kontak di bawah ini :

Selesailah sudah pembahasan kita kali ini tentang obat untuk TPHA dan VDRL positif penyakit sipilis. semoga informasi ini bermanfaat untuk anda banyak penderita sipilis yang masih bingung untuk memilih obatnya. silahkan jangan ragu untuk memesannya.